Menko PMK Minta GeNose C19 Tak Hanya untuk Stasiun

- 23 Februari 2021, 21:57 WIB
Pemerintah terus berupaya mendorong produk inovasi karya anak bangsa untuk menguasai pasar dalam negeri. Salah satu yang tengah diupayakan adalah alat pendeteksi Covid-19 GeNose C19 karya akademisi Universitas Gajah Mada (UGM) /Dokumen Humas Menko PMK

 

Wartasumbawa.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa tingkat efektivitas GeNose C19 sudah sangat baik dan terus dilakukan penyempurnaan oleh tim peneliti.

Karenanya, saat ini diupayakan agar GeNose C19 bisa diproduksi lebih banyak dan dimanfaatkan lebih luas.

"Tentu saja kita harus bicara masalah bagaimana bisa diproduksi lebih masif di samping terus dilakukan penyempurnaan," ujarnya usai bertemu dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, jajaran Kemenhub, dan peneliti UGM pada Selasa 23 Februari 2021.

Baca Juga: Kepoin Allrecord TC19 Kemenkes, Aplikasi untuk Pencatatan dan Pelaporan 'Positivity Rate' Tes Covid-19.

Adapun pertemuan tersebut selain dihadiri dihadiri Menhub, turut dihadiri oleh Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto, Dirjen Kereta Api Zulfikri, Dirut PT KAI Didiek Hartantyo, Penemu GeNose Profesor Kuwat, dan Wakil Rektor Bidang Usaha UGM.

Perluas Pemanfaatan GeNose C19 di Pelayanan Publik

Diketahui, pemanfaatan GeNose C19 sebagai alat screening pendeteksi Covid-19 di pelayanan publik baru efektif digunakan pada moda transportasi kereta api.

Saat ini sudah ada sebanyak 8 stasiun kereta api yang memanfaatkan GeNose C19, yaitu: Stasiun Pasar Senen Jakarta, Stasiun Gambir Jakarta, Stasiun Tugu Yogyakarta, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Bandung, Stasiun Cirebon, Stasiun Tawang Semarang, Stasiun Pasar Turi Surabaya.

Halaman:

Editor: Furkan Sangiang

Sumber: Menko PMK


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X